Gerakan Literasi Sekolah

Dalam rangka mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah, kegiatan literasi yang telah dilaksanakan di SMAN 71 selama ini adalah membaca buku selama kurang lebih 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Produk akhir yang dihasilkan berupa resensi dari buku yang telah dibaca oleh setiap siswa. Kemudian, pementasan seni berupa musikalisasi puisi.

Pada tahun ajaran 2019-2020, kegiatan literasi kami adalah menggabungkan kedua kegiatan yang telah kami lakukan sebelumnya, yaitu rabu kreatif dan kamis ceria. Rabu Kreatif berisi kegiatan siswa-siswa merancang buku yang akan mereka susun. Setiap hari rabu semua kelas berdiskusi dan melanjutkan proyek penulisan buku yang ditulis oleh setiap anak di dalam kelas. Sementara Kamis Ceria berisi kegiatan pentas seni. Kegiatan pentas seni hanya dikhususkan untuk siswa kelas X dan XI. Setiap kelas berkolaborasi untuk menayangkan sebuah cerita, yang ide atau gagasannya boleh sendiri atau diambil dari buku atau film untuk kemudian ditampilkan di depan guru dan seluruh siswa pada hari kamis pagi. Seluruh siswa dari kelas X sampai dengan kelas XI tampil bergiliran setiap minggunya. Kreasi seni yang mereka tampilkan diharuskan melibatkan seluruh siswa yang ada di dalam kelas. Selain itu mereka diharuskan merekam seluruh pementasan dan mengunggahnya di youtube.
Oya, kegiatan pentas seni juga menjadi salah satu penilaian siswa untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Berikut adalah skema gerakan literasi sekolah di SMAN 71

Produk literasi yang dapat ditawarkan wali kelas kepada siswa:

  1. Produk literasi cetak
    Buku, majalah, surat kabar, cd/dvd, karya tulis (essai, opini, artikel ilmiah, jurnal penelitian), artikel (seperti kesehatan, fashion, perjalanan/travelling, dll), reviewer buku (book review), cerpen, mading.
  2. Produk literasi yang menggunakan platform digital seperti whattpad, vlogging, scribd, wordpress, medium dan sejenisnya.

Mekanisme output produk
1. Produk literasi cetak
Untuk cerita pendek bias dijadikan satu buku berupa buku antologi (kumpulan dengan banyak penulis), novel (ditulis oleh satu orang dan umumnya lebih tebal), surat kabar dan malajah diisi oleh banyak siswa yang memiliki minat dan bakat mereka sesuai dengan topik pada umumnya yang ada di surat kabar atau majalah), karya tulis berisi kumpulan karya tulis seperti penelitian opsi, fiksi, dan sejenis milik siswa), mading diisi oleh kelompok siswa yang lebih kecil.

2. Produk literasi platform digital

Hasil dari produk literasi platform digital dapat dibaca secara online. Namun untuk memudahkan semua karya dikumpul dalam buku cetak yang berupa katalog link. Buku hanya berisi gambar, synopsis, nama penulis, tahun terbit, kelas, sekolah. Link dimasukkan dalam bentuk kode QR untuk memudahkan orang yang membacanya.

Untuk mendukung terwujudnya program literasi di sekolah kami berkolaborasi dengan startup Nulisbuku dan Storial.co. Untuk mencetak dan menerbitkan buku kami berkolaborasi dengan platform digital nulisbuku.com. Nulisbuku adalah layanan self publishing, dimana setiap orang siapapun bisa menerbitkan buku. Penulis atau pengarang bisa menggunakan layanan nulisbuku untuk membuat buku mereka sendiri dan menjualnya di situs NulisBuku atau di tempat lain. Dengan system Print on Demand, penulis (dan pembaca) bisa memesan buku sesuai jumlah yang diinginkan.

Storial.co yang masih bersaudara dengan NulisBuku adalah startup yang menawarkan cara baru menuliskan cerita lewat platform digital. Startup ini memanfaatkan teknologi per bab untuk meningkatkan literasi di Indonesia. Strateginya adalah dengan membaca per bab maka pembaca dibuat semakin penasaran untuk membaca bab berikutnya. Sehingga penulisnya pun semakin giat dalam membuat karya.

Kami berkolaborasi dengan storial.co untuk mengedit kumpulan naskah yang dibuat siswa. Sebaliknya, storial.co memperoleh jumlah user (pelanggan) remaja. Diharapkan para remaja dapat turut aktif membaca dan menuliskan karya-karya mereka. Storial.co juga turut membagi ilmu kepada siswa melalui kursus singkat yang dilakukan di sekolah untuk materi dan ilmu yang berkaitan dengan penulisan, seperti yang telah dilakukan pada bulan November 2019 yaitu kursus singkat self editing.

Ke depannya diharapkan ada banyak kegiatan literasi yang bisa dilakukan bersama dua platform digital ini.

Dokumentasi berupa video dapat dilihat di channel kami di sini. Sementara untuk dokumentasi foto-foto silakan mampir ke akun IG kami di sini ya.

Leave Comment

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.