Menyelaraskan Bakat Anak dan Harapan Orang Tua

“Dukungan orang tua sangat penting dalam mengembangkan bakat anak, khususnya dalam memilih jurusan dan universitas yang diharapkan anak.”

Jakarta, 11 Januari 2017
Dibutuhkan kesesuaian antara bakat anak dan harapan orang tua dalam memilih jurusan PTUN yang diharapkan, demikian Hj. Willin Murtanti, M.Pd, kepala sekolah SMAN 71, menyampaikan tujuan dari seminar parenting, yang bertempat di ruang AVI, SMAN 71 Jakarta. Dengan demikian, anak didik dapat memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuannya dan didukung penuh oleh orangtuanya.

Seminar parenting dengan peserta orang tua murid dari kelas 12 SMAN 71 ini dilaksanakan dalam rangka edufair. SMAN 71 Jakarta mendapat dukungan penuh dari guru-guru dan staf SMAN 71 Jakarta. Mereka berharap seminar parenting ini dapat mencapai tujuan yang diharapkan yaitu semakin banyaknya lulusan SMAN 71 masuk ke PTUN, atau paling tidak masuk ke perguruan tinggi yang diminati anak dan juga diharapkan oleh orang tua.

Seminar yang menghadirkan narasumber dari Pertamina Foundation ini membahas tema Talent Based Education. Muhammad Fereous, staf ahli bidang pendidikan, Pertamina Foundation ini mengatakan, bahwa orang tua dapat mengetahui bakat anak-anaknya, sehingga dapat diarahkan sesuai dengan bakat tersebut. “Sangat dibutuhkan believe antara orang tua dan anak, khususnya dukungan orang tua terhadap anak dalam mengambil keputusan,” kata Fereous.

Muhammad Fereous menceritakan kisah-kisah inspiratif untuk menjelaskan pentingnya orang tua mengetahui bakat anak-anaknya. Karena itu, orang tua murid yang hadir sebagai peserta seminar diarahkan untuk mengetahui bakat terpendam anak-anaknya.

Selain pentingnya pengetahuan orang tua terhadap bakat anak, Fereous menjelaskan pentingnya pendidikan moral, etika, dan sikap yang diajarkan melalui pembelajaran agama baik di sekolah maupun di rumah. “Anak-anak butuh pengajaran dan contoh moral dan attitude yang bersumber dari agama, ujarnya.”

Fereous juga berharap orang tua tidak terlalu memaksakan anak-anaknya belajar. Karena khusus anak-anak kelas XII sedang dihadapkan pada pelaksanaan dan persiapan UN dan ujian-juian lainnya. Di sisi lain mereka sedang gundah untuk memilih jurusan dan fakultas di universitas yang diharapkan anak, kata Fereous.

Seminar yang diikuti oleh orang tua murid kelas XII, guru-guru SMAN 71 Jakarta serta staf ini menyajikan juga kisah-kisah sukses, serta konsep-konsep yang terkait dengan pengembangan bakat dan pentingnya peran orang tua dalam mengembangkan dan penyaluran bakat dan minat anak. Seminar ini kemudian ditutup dengan tanya jawab antara peserta dan narasumber dengan penuh antusias.

kontributor penulisan: Sarriya Atida dan Putri Febrianti, X IPS 2.

Spread the word. Share this post!

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *