Gerakan Literasi di SMA Negeri 71

Pada tanggal 18 April 2016, SMA Negeri 71 melaksanakan kegiatan literasi. Gerakan literasi sekolah merupakan kegiatan yang melibatkan warga sekolah, baik peserta didik, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, pengawas sekolah, komite sekolah serta orang tua/wali murid dan lain-lain di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menukil dari laman kemdikbud, gerakan literasi di sekolah dikembangkan berdasarkan permendikbud No 21 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, Permendikbud tersebut adalah sebuah upaya untuk menumbuhkan budi pekerti anak.

Sementara itu, kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendibud, Mahsun, mengatakan gerakan literasi ini bertujuan membiasakan dan memotivasi siswa untuk mau membaca dan menulis guna menumbuhkan budi pekerti. Dalam jangka panjang, diharapkan dapat menghasilkan anak-anak yang memiliki kemampuan literasi tinggi.

Oleh sebab itu maka buku-buku yang diberikan ke sekolah dalam gerakan literasi ini adalah buku-buku yang dapat menginspirasi siswa, seperti buku biografi tokoh lokal dan anak bangsa yang berprestasi, buku sejarah untuk membentuk semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta buku cerita atau dongeng lokal.

Seperti kita ketahui, membaca tidak hanya dapat menambah pengetahuan namun juga membuatmu lebih bijaksana.

“Books give a soul to the universe, wings to the mind, flight to the imagination, and life o the everything.

Selamat membaca. Selamat berpetualang di dalam ribuan aksara yang dapat membawamu terbang ke dunia imaji yang luas dan tak bertepi.

IMG_4778 lit
IMG_4774

Spread the word. Share this post!

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *