Kunjungan Peserta Program Pertukaran Sosial AIESEC ke SMAN 71

AIESEC adalah organisasi kepemudaan yang tersebar di seluruh dunia yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan kepemimpinan anak muda yang peduli dengan isu-isu global.

AIESEC sendiri hingga saat ini ada di 126 negara termasuk di Indonesia. Di Indonesia, AIESEC ada di berbagai universita dan kota. Salah satunya berdomisili di Kota Jababeka, Cikarang.

Pada hari Selasa tanggal 2 Februari 2016 yang lalu, sekolah kami kedatangan tamu dari para exchange participant (EP= peserta program pertukaran sosial) yang melakukan projek sosial melalui program Community Development Program (Program Pertukaran Sosial).

Para pemuda dari EP ini memberikan sosialisasi di kelas dengan tema pelestarian lingkungan dan perlindungan satwa liar.

Di kelas XI MIA 2 para peserta program pertukaran sosial mensosialisasikan peran salah satu organisasi nirlaba, WWF (World Widlife Fund) yang menangani masalah-masalah mengenai konservasi, penelitian, dan lingkungan. Lembaga ini memiliki misi untuk menghalangi penghancuran lingkungan.

Dua tamu asing, masing-masing Alex dari Jerman dan Lan dari Vietnam mempresentasikan mengenai penyebab kepunahan satwa liar dan tumbuhan serta peranan manusia untuk mencegah dan menyelamatkan kepunahan tersebut.
IMG_4004-1
Diselingi dengan permainan, presentasi yang diberikan para exchange participant ini cukup menarik perhatian siswa-siswi.

Beberapa pembelajaran yang bisa dipetik dari penyebab kepunahan berbagai keaneka ragaman hayati di atas diantaranya adalah:
1. perburuan
2. perdagangan satwa liar
3. kerusakan alam (pembakaran hutan, penebangan pohon secara liar dan sebagainya)
4. bencana alam (gempa, tsunami, gunung meletus, dan lain-lain)
5. mengambil bagian berharga dari satwa liar (gajah diburu untuk diambil gadingnya, dst)

Lalu, sebagai manusia yang di dalam kehidupannya tidak terlepas dari kebergantungan kepada hewan dan tumbuhan, apa yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan keberadaan mereka? Inilah beberapa jawaban yang dihimpun dari EP bersama siswa-siswa SMAN 71:
1. Jadikan gaya hidup hijau sebagai gaya hidup kita sehari-hari
2. Mendukung penggunaan energi terbarukan
3. Buang sampah di keranjang sampah atau di tempat yang telah ditentukan.
4. Matikan lampu jika tidak diperlukan.
5. Naik sepeda untuk pergi ke tempat-tempat yang jaraknya dekat.
6. Matikan mesin kendaraan jika berhenti.
6. Lakukan kegiatan 3R (Reuse, Recycle, Reduce).
7. dan masih banyak lainnya

Menjaga alam semesta adalah tanggungjawab kita semua atas masa depan planet ini. Seperti yang pernah dituliskan oleh seorang penulis terkenal, Jostein Gaarder dalam sebuah bukunya, Dunia Anna.

“Manusia mungkin adalah satu-satunya makhluk hidup di seluruh jagat raya ini yang memiliki kesadaran universal-sebuah sensasi yang tak terperi atas keleluasaan dan kemisteriusan alam semesta tempat kita menjadi bagiannya. Jadi, menjaga kelestarian sumber kehidupan di planet ini bukan hanya sebuah kewajiban global. Itu adalah juga sebuah kewajiban kosmik.” (halaman 102).

Sebelum terlambat, mari kita peduli.
aiesec

Spread the word. Share this post!

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *